Kata Kata Motivasi Belajar Dari Kisah Nyata Seorang Pelacur

Kata Kata Motivasi Belajar Dari Kisah Nyata Seorang Pelacur - Pelacur adalah seseorang yang relah dan pasrah memberikan sesuatu yang sangat paling berharga dalam hidupnya karena sesuatu pun di antaranya adalah mungkin karena kekurangan ekonomi, pengangguran bahkan korban dari akibat pelecehan dan bisa jadi juga korban dari hubungan percintaan atau pacaram.
Kata Kata Motivasi Belajar Dari Kisah Nyata Seorang Pelacur
Kata Kata Motivasi Belajar Dari Kisah Nyata Seorang Pelacur

Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi dan artikel yang membahas tentang Kata Kata Motivasi Belajar Dari Kisah Nyata Seorang Pelacur. Untuk lebih jelas dan lengkapnya, langsung saja anda menyimak artikel berikut ini :

Kisah Seorang Wanita Sholehah Yang Jadi Pelacur

Fulanah adalah seorang gadis cantik yang tinggal di sebuah kota kecil. Ia tinggal dan di besarkan oleh keluarga yang cukup berpendidikan. Kedua orang tuanya adalah pegawai negeri yang tingkat pendidikannya adalah sarjana S1, namun karena kesibukannya, ia jarang memperhatikan pendidikan dan pergaulan fulanah. 

Oleh karena itulah setelah fulanah tamat SD ia menjadi khawatir akan pendidkan dan pergaulan anaknya, apalagi orang tua fulanah sangat menyadari bagaimana rusaknya moral generasi muda jaman sekarang dimana pergaulan bebas sdh merajalela, tak ada lagi yang peduli batas antara boleh dan tidak boleh apalagi halal dan harom, bahkan kebanyakan dari anak –anak jaman sekarang itu sudah tidak peduli lagi dengan agama. Mereka hanya sekedar ikut-ikutan kepada orang tuanya yang menganut suatu agama tanpa mereka mau tau agama itu apa dan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh orang yang beragama.

Karena kekhawatiran itulah fulanah oleh orang tuanya dimasukkan di salah satu pondok pesantren di kota lain. Disanalah fulanah mulai belajar dan mengenal tentang hukum – hukum islam. Ia mulai bisa membedakan yang mana halal dan yang mana harom, ia juga sudah tau mana batasan – batasan yang boleh atau tidak boleh dilakukan oleh orang islam.

Dengan berbekal pendidikan agama yang dia dapat di pondok pesantern itulah kemudian fulanah tumbuh menjadi wanita yang sholehah. Dia rajin sholat lima waktu, puasa senin kamis, rajin mengaji serta suka berinfak, dia juga rajin bangun sholat 1/3 malam untuk lebih mendekatkan dirinya kepada Allah, hingga sebagian waktunya hanya di habiskan untuk ibadah kepada Allah, sehingga orang tuanya merasa sangat bahagia melihat anaknya yang tumbuh menjadi wanita yang sholehah.

Setelah fulanah tamat di pondok pesantren, orang tua fulanah merasa khawatir akan masa depan pendidikan anaknya, karena itulah fulanah kemudian di masukkan di salah satu sekolah negeri di kotanya. 

Di sekolah negeri itulah fulanah melanjutkan pendidikannya. karena fulanah termasuk salah satu cewek paling cantik di sekolahnya maka tidak sedikit dari cowok-cowok yang antri untuk mendapatkan cintanya, namun satu persatu dari cowok-cowok yang mendekatinya itu di tolaknya secara baik – baik dengan alasan yang sangat masuk akal yaitu Orang islam dilarang mendekati zina dan pacaran itu adalah gerbang utama menuju zina, kemudian dia membacakan ayat al-qur’an ; dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah sesuatu perbuatan yang sangat keji dan suatu jalan yang buruk. (Al-Isra,32). Rupanya nasehat agama dari ustad dan ustadzah masih dipegang teguh oleh fulanah hingga naik ke kelas dua.

Di kelas dua fulanah mulai bergaul dan banyak teman, dan dari teman –temannya itu fulanah kemudian diajak masuk salah satu geng cewek yang cukup populer di sekolahnya. Di geng inilah kemudian fulanah mulai mengenal model yang up to date, hingga akhirnya fulanah ikut- ikutan modis, namun demikian meskipun fulanah mulai modis dan gaul tapi ia tetap memegang teguh prinsip agama yaitu orang yang mengaku islam tidak boleh pacaran.. dan prinsip itu tetap di pegangnya kuat sampai suatu ketika fulanah diajak teman- teman satu gengnya rekreasi dan bikin acara di salah satu tempat wisata di kotanya.

Disanalah fulanah mulai merasa minder karena hanya dia sendiri yang tidak punya pasangan alias pacar, bahkan teman – teman gengnya mengejek dan menyindirnya dengan menyebutnya cewek ga laku – laku ( itulah contoh teman yang buruk ). Karena ejekan dan sindiran teman satu gengnya, fulanah jadi tersinggung dan bertekad ingin membuktikan kepada teman gengnya kalau dia bukan cewek yang tidak laku-laku. fulanah kemudian menerima lamaran salah satu cowok paling ganteng dan kaya di sekolahnya yang memang sudah lama mengejarnya dan ingin mendapatkan cintanya.

Akhirnya resmilah fulanah jatuh kedalam pelukan serang cowok ganteng disekolahnya tanpa peduli lagi nasehat ustad dan ustadzah serta hukum – hukum agamanya yang selama ini dipegangnya kuat-kuat hanya demi ambisi dan rasa gengsi kepada teman satu gengya tanpa berfikir kalau dosa yang dilakukannya itu dia sendiri yang menanggunya bukan teman satu gengnya, dia tak berfikir lagi kalau akbat buruk dari tindakannya itu dia sendiri yang akan merasakan sakit dan deritanya bukan teman satu gengnya. 

Fulanah kemudian terkenal dan menjadi buah bibir dikalangan cewek-cewek disekolahnya kalau dia adalah cewek paling beruntung karena bisa mendapatkan cowok paling ganteng dan kaya yang memang menjadi idola cewek-cewek di sekolahnya. Berdasar dari pujian itulah fulanah berusaha mati-matian mempertahankan pacarnya itu agar tidak jatuh ke pelukan cewek lain sehingga apapun permintaan pacarnya itu semuanya dituruti termasuk menyerahkan tubuhnya untuk dinikmati sang pacar sepuasnya, meskipun pada akhirnya sang pacar yang kaya dan ganteng itu tetap meninggalkannya karena telah merasa bosan dengannya dan telah menggantinya denga cewek lain yang lebih segar.

Setelah ditinggal sang pacar yang kaya dan ganteng itu, fulanah yang kecewa dan sakit hati bertekad lagi untuk membuktikan kepada mantan pacarnya kalau ia bisa juga mendapatkan cowok yang lebih baik dan lebih gantang daripada dia. dan apa yang menjadi tekad fulanah berhasil dia buktikan, dia gonta ganti cowok, dari cowok yang satu ke cowok yang lain yang pada akhirnya fulanah terkenal sebagai cewek play girl. dari sebutan play girl itu perlahan berubah menjadi pelacur bahkan oleh teman satu gengnya yang pernah mengejek dan menyindirnya dengan sebutan cewek ga laku-laku, lebih senang menyebutnya pelacur . naudzu billahi minzalik
Hai para wanita jagalah kehormatan dirimu dan keluargamu, krn jika engkau telah di cap pelacur oleh lingkunganmu krn kesalahan kamu sendiri maka engkau tak akan pernah bisa merubahnya meskipun engkau tinggal dirumah yg terbuat dari emas dan telah menguasai dunia dan seisinya, 
Andalah yang membuat diri anda mulia, anda jugalah yang membuat diri anda terhina, ingatlah satu kehinaan yang anda lakukan bisa merusak sejuta kemuliaan yang telah anda lakukan.
Jika anda telah melakukan dosa segeralah bertobat jangan malah menambah dosa yang lain.
Pilihlah teman dan sahabat yang baik yang akan mengajak anda ke jalan alloh, bukan teman yg menjerumuskan anda ke jalan syaithon. Ingatlah kalau anda baik anda sendirilah yang menikmati hasilnya bukan teman anda dan jika anda melakukan keburukan anda sendiri yang rugi bukan teman anda. Renungkanlah jika anda sakit hati kecewa dan hancur,,, teman andakah yang merasakannya? Tentu anda sendiri yang akan menanggung penderitaan itu.
Kembalilah ke jalan Allah, dan renungkanlah pernahkah alloh menyakiti anda selama anda berada di jalannya, pernahkah alloh berbuat kurang ajar kepada anda selama anda tunduk patuh padanya? Bandingkanlah ketika anda mengikuti ajakan syaithon, bahagiakah anda? Tak ada ajakan syaithon kecuali berakhir dengan penderitaan,
Jika anda punya banyak dosa janganlah berputus asa dari rohmatnya alloh, segeralah bertobat kepada Allah niscaya engkau akan mendapati Allah maha pengampun selama anda tdk kafir dan menpersekutukan dia dgn sesuatu, meskipun dosamu spenuh bumi dan sebanyak buih di lautan, pasti Allah ampuni. Biarlah anda terlihat hina dimata manusia asalkan anda tdk hina dimata Allah.

Kisah Wanita Lacur yang Masuk Surga karena Menolong Anjing

Seperti halnya manusia, hewan juga ciptaan Allah SWT yang patut kita sayangi dan kasihi tanpa terkecuali termasuk hewan anjing. Dalam sejarah islam, banyak kisah-kisah manusia dan hewan yang patut kita teladani. Beberapa kisahnya yang populer yaitu "Kisah Seorang Pelacur yang Masuk Surga Karena Menolong Anjing" dan/atau "Kisah Wanita yang Masuk Neraka karena Menyiksa Kucing".

Kisah-kisah tersebut tentu memberikan teladan bagi kita (manusia) sebagai makhluk yang sempurna diantara makhluk lainnya, untuk selalu menyayangi apa yang ada disekeliling kita, termasuk binatang atau hewan.

Rasulullah ﷺ bersabda, yang artinya "Orang-orang penyayang akan mendapat kasih sayang dari Allah Yang Maha Pengasih. Sayangilah semua yang ada di bumi, niscaya kamu akan disayangi oleh Yang ada di langit".

Seperti kisah yang satu ini, seorang wanita pelacur rela menolong seekor anjing yang sedang kehausan, tak lama setelah itu, si wanita pun meninggal dunia. Kemudian turunlah ke bumi para Malaikat Allah untuk menyaksikan jasad si pelacur. Malaikat Raqib dan Atib sibuk mencatat-catat, sementara malaikat Malik dan Ridwan saling berebut (Si wanita pelacur masuk neraka atau surga). Lalu Allah SWT berfirman : "Wanita itu telah menebus dosa-dosanya dengan mengorbankan nyawanya demi makhluk-Ku yang lain".

Dalam sebuah riwayat dari al-Bhukari dan Muslim disebutkan: “Ketika ada seekor anjing yang hampir saja mati karena kehausan berputar-putar mengitari sumur, tiba-tiba ada seorang pelacur dari Bani Israil yang melihat anjing tersebut, lalu dia melepas sepatunya dan mengambilkan air untuk anjing itu, kemudian ia memberinya minum sehingga ia diampuni karena perbuatannya itu"

Berikut adalah kisah selengkapnya wanita lacur yang masuk surga karena menolong seekor anjing, seperti dikutip dari catatan facebook.com.

Suatu ketika terlihat seorang perempuan muda berjalan serseok-seok seolah menahan rasa letih. Sudah terlalu jauh ia menyusuri sepanjang jalan, untuk mencari sesuap nasi. Menawarkan diri kepada siapa saja yang mau, meski dengan harga yang murah, perempuan muda itu terlihat terlalu tua dibandingkan dengan usia sebenarnya. Wajahnya Kuyu di guyur penderitaan panjang.

Ia tidak memiliki keluarga, kerabat, ataupun sanak saudara lainya. Orang-orang sekelilingnya menjauhinya. Bila bertemu dengan perempuan tersebut mereka melengos menjauhinya karena jijik melihatnya.

Namun perempuan itu tidak peduli, karena pengalaman dan penderitaan mengajarinya untuk bisa tabah. Segala ejekan dan cacimaki manusia diabaikanya. Ia berjalan Dan Berjalan, seolah tiada pemberhentianya.

Ia tak pernah yakin, perjalananya akan berakhir. Tapi ia terus berusaha melenggak-lenggok untuk menawarkan diri. Namun sepanjang itu Sunyi saja, sementara panas masih terus membakar dirinya.

Entah sudah berapa jauh ia berjalan, namun tak seorangpun juga yang mendekatinya. Lapar dan Haus terus menyerangnya. Dadanya terasa sesak dengan nafas yang terengah-engah kelelahan yang amat sangat. Betapa lapar dan hausnya dia.

Akhirnya sampailah ia disebuah desa yang sunyi. Desa itu sedemikian gersangnya hingga sehelai rumputpun tak tumbuh lagi. Perempuan lacur itu memandang ke arah kejauhan. Matanya nanar melihat kepulan debu yang bertebaran di udara. Kepalanya sudah mulai terayun-ayun dibalut kesuraman wajahnya yang kuyu.

Dalam pandangan dan rasa hausnya yang sangat itu. Ia Melihat sebuah sumur di batas desa yang sepi. Sumur itu ditumbuhi rerumputan dan ilalang kering yang rusak di sana-sini. Pelacur itu berhenti di pinggirnya sambil menyandarkan tubuhnya yang sangat letih. rasa hauslah yang membawa ia ke tepi sumur tua itu.

Sesaat ia menjengukan kepalanya ke dalam sumur tua itu. Tak tampak apa-apa, hanya sekilas air memantul dari permukaanya. Mukanya tampak menyemburat senang, namun bagaimana harus mengambil air sepercik dari dalam sumur yang curam?

Perempuan itu kembali terduduk. Tiba-tiba ia melepaskan stagenya yang mengikat perutnya, lalu dibuka sebelah sepatunya. Sepatu itu diikatnya dengan stagen, lalu di julurkanya ke dalam sumur. Ia mencoba mengais air yang hanya tersisa sedikit itu dengan sepatu kumalnya. betapa hausnya ia, betapa dahaganya ia.

Air yang tersisa sedikit dalam sumur itu pun tercabik, lalu ia menarik stagen perlahan-lahan agar tidak tumpah, namun tiba-tiba ia merasakan kain bajunya ditarik-tarik dari belakang.

Ketika dia menoleh, di lihatnya seekor anjing dengan lidahnya terjulur ingin meloncat masuk kedalam sumur itu. Sang pelacur pun tertegun melihat anjing yang sangat kehausan itu, sementara tenggorokannya sendiri serasa terbakar karena dahaga yang sangat.

Sepercik air kotor itu sudah ada di dalam sepatunya. kemudian dia akan meneguknya, Anjing itu mengibas-ngibaskan ekornya sambil merintih.

Pelacur itupun mengurungkan niatnya untuk mereguk air itu. Dielusnya kepala hewan itu dengan penuh kasih. Si Anjing memandangi air yang berada di dalam sepatu, lalu perempuan itu meregukan air hanya sedikit ke dalam mulut sang anjing, dan perempuan itu pun seketika terkulai roboh sambil tangannya memegang sepatu.

Melihat perempuan itu tergeletak tak bernafas lagi, sang Anjing menjilat-jilat wajahnya, seolah menyesal telah mereguk air yang semula akan direguk perempuan itu. Pelacur itu benar-benar meninggal.

Para malaikatpun turun kebumi menyaksikan jasad sang pelacur. Malaikat Raqib dan Atib sibuk mencatat-catat, sementara malaikat Malik dan Ridwan saling berebut. Malik, si penjaga neraka sangat ingin membawa perempuan pelacur itu ke neraka.

Sementara Ridwan, si penjaga Syurga, mencoba mempertahankanya. Ia ingin membawa pelacur itu ke syurga. Akhirnya persoalan itu mereka hadapkan kepada ALLAH SWT. ”Ya Allah, sudah semestinya pelacur itu mendapat siksaan di neraka, karena sepanjang hidupnya menentang larangan Mu. ” kata Malik.

”Tidak ! ” bantah Ridwan. Kemudian Ridwan berkata kepada Allah, ” Ya Allah, bukankah hambaMu si pelacur itu termasuk seorang wanita yang ikhlas melepaskan nyawanya daripada melepaskan nyawa Anjing yang kehausan, sementara ia sendiri melepaskan kehausan yang amat sangat?”

Mendengar perkataan Ridwan, Allah lalu berfirman, ” Kau benar, wahai Ridwan, wanita itu telah menebus dosa-dosanya dengan mengorbankan nyawanya demi makhlukKu yang lain. Bawalah ia ke syurga, Aku meridhoinya..”

Seketika malaikat Malik kaget dan terpana mendengar Firman Allah itu, sementara malaikat Ridwan merasa Gembira. Ia pun membawa hamba Allah itu memasuki surga. lalu Bergemalah suara takbir, para malaikat berbaris memberi hormat kepada wanita, sang hamba Allah yang ikhlas itu.

Dari kisah diatas, bisa kita teladani untuk memperlakukan hewan/binatang dengan baik dan berilah makan dan minum yang baik. Jangan sekali-kali membiarkan mereka kelaparan. Jangan menyakiti binatang, jadilah penyayang bagi mereka. Sesungguhnya di setiap hati yang baik terdapat pahala. Allah SWT berfirman :

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ (٧) وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ (٨

Artinya :
Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya. Dan Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya pula. (Al-Zalzalah : 7-8) 

Kisah yang diangkat dari sebuah kisah nyata cinta seorang pria dengan PSK

Malam itu, seharusnya bukan jadi malam milik gua. Malam yang sesungguhnya bukanlah yang gua harapkan. Adit, temen kecil gua. Entah harus bagaimana gua mengatakan? Tiba-tiba ketika habis pulang dari hang out di kafe, mengarahkan motornya ke sebuah tempat yang mungkin baru dalam hidup gua. Tempat pelacuran, ya.. semua juga tau kalau daerah yang sedang gua injakkan kaki ini adalah daerah protistusi. Gua sempat protes sama Adit, kenapa tiba-tiba ngajak gua ke tempat kayak ginian. Umur gua kan masih 17 tahun dan baru aja dapat ktp resmi seumur-umur hidup gua.
Gua gak bisa ngelarang teman gua untuk menyalurkan apa yang dia inginkan walaupun harus dengan cara seperti ini. yang terbaik buat gua adalah tidak ikut dalam permainan dia. Akhirnya kita berdua memarkirkan motor di sebuah rumah. Banyak cewek-cewek cantik yang berdiri sambil menggoda. Adit masuk, dan gua memutuskan untuk tunggu di luar. Sesekali dia nanya ke gua,

“ yakin loe gak mau coba? Gua bayarin deh!”
“ ogah, gua masih tahan iman, loe aja sana! Jangan pakai lama! Entar kalau digrebek polisi, disangka gua lagi yang mau!”
“ iya-iya, anteng aja loe disana.. “
Dengan wajah cemburut dan tatapan beberapa perempuan gua seperti orang bego yang nunggu diluar sambil megangan helm gua. Adit uda memilih cewek yang harus jadi teman dia malam itu. Gua menunggu di luar dan tiba-tiba salah satu cewek di dalam rumah itu keluar sambil menghisap rokok.

Dia ngeliat gua, lalu menawarkan rokok kepada gua.

“ Enggak makasih,  gua gak ngerokok “ kata gua menolak dengna harus.
“ Hah, jaman gini masih ada yang gak ngerokok.. aneh..” Tanya cewek itu dan gua hanya senyum-senyum.
Dia duduk disebelah gua, menatap mata gua dengan tajam sambil sesekali membuang asap rokok ke langit-langit atap.
“ Kok nunggu disini, ga ikutan aja sama temen kamu!”
“ Enggak , biarian aja si adit yang pengen,.. Cuma nemenin aja”
“ uda, loe sama gua aja mau? “
Gua memandang cewek disamping gua, sejujurnya dia cewek yang cantik, putih dan idaman gua. Tapi ketika dia menawarkan dirinya ke gua, tiba-tiba gua jadi ilfell. Kenapa cewek secantik ini harus menjadi seorang pelacur, dunia ini memang gak adil.
“ enggak mbak ,makasih”
“ uda maulah, gua kasih diskon.. “ tawar dia lagi.
“ beneran mbak, saya gak mau..” tolak gua dengan halus.
“ apes deh gua, daritadi gak ada yang mau ama gua..”
“ loh mbak kan cantik, kok ga ada yang mau..!”
“ ya nasib lah, namanya juga jualan, kadang laku, kadang kagak, malah gua lagi ada masalah lagi,,.”
Entah mengapa gua jadi merasa ingin tau masalah dia.
“ masalah apa mbak?” Tanya gua
“ umur loe berapa?” Tanya dia ke gua
“ masuk 17 tahun ini,., “
“ yailah, masih brondong, masih belum tau namanya dunia dewasa..” ledek dia.
“ kata siapa.. setiap orang punya masalah, gak mandang gede atau kecil umurnya..”
Dia melihat gua, mungkin dia merasa gua pinter merangkai kata-kata.
“kayanya loe bukan cowok brengsek ya.. beda sama cowok-cowok yang suka kesini Cuma pengen cari cewek buat kesenangan sesaat’
Gua tersenyum manyum dipuji dia.
“ Hehe, ga semua cowok brengsek kok mbak..
“ mungkin aja…  hm.. gua lagi butuh duit..” kata dia tiba-tiba.

Dalam hati gua, mungkin ini masalah klasik. Kalau ga butuh duit, buat apa dia kerja sebagai pelacur.
“ Maaf kalau boleh tau, duit buat apa ya?”
“ nasib jadi orang miskin, selalu kena masalah, nyokap gua tiba-tiba ada benjolan di perut, kemarin sempat dibawah ke puskemas, kata dokter sih tumor ringan.  Mesti cepat-cepat di operasi kata dokter, tapi ya tau sendiri Negara kita, apa-apa butuh duit. Ujung-ujungnya duit buat operasi. Makanya gua lagi sial, semingguan ini jarang dapat pelanggan. Apes..”
Entah mengapa, gua merasa, ada kejujuran dari apa yang cewek ini ngomongin. Dia gak seperti lagi sandiwara.
“ namanya mbak siapa?”
“ panggil gua Eva aja! Loe?”
“ Gua, Rasya.. “
Tiba-tiba kita terdiam, melihat wajahnya yang tampak sedih sehabis cerita kehidupan dia, gua merasa iba dan menawarkan dia setulus hati.
“ kalau eva emang butuh duit, gua ada, tapi gak banyak, kali-kali aja bisa bantuin nutupin kekurangan.”
Dia ngeliat gua.
“ loe kan masih 17tahun, mau dapat duit dari mana 1,5 juta kekurangang gue..”
“ oo, jadi kurangnya 1,5juta. Tenang aja Va, gua ada kok kalau segitu, tapi kalau sekarang.. gua ga bawa duitnya.. kalau besok gimana?”
Dia tertawa kecil.
“ gua sih uda biasa digombalin sama pelanggan. Tapi kalau digombalin berondong sih baru kali ini..” ledek dia.
“ sumpah gua ga bohong, gini aja, nomor hendphone loe berapa? Nanti besok gua telepon dan kasih duitnya, tapi jangan disini ya.. soalnya gua ga nyaman..”
“ terserah mau dimana, neh nomor gue..” kata dia sambil ngasih kertas dengan angka nomor telepon dia.
" inget loe, gua ini bukan orang baik. "
" gua juga bukan orang baik. tapi juga bukan orang jahat, gua dan loe hanya terlahir di dunia yang keduanya gak bisa kita hindari.."

Tiba-tiba adit selesai, dan dia langsung menuju gua. Sebelum adit ngajak gua pergi, gua pamitan sama eva. Dia tersenyum. Dari wajahnya gua tau, dia pasti berharap banget apa yang gua katakan ke dia itu benar. Walau sebenarnya gua sendiri ga punya duit sebanyak yang dia mau.  Duit yang gua punya Cuma ada 900 ribu dan masih kurang 600 ribu buat ngasih ke eva. Akhirnya gua mesti nunggu seminggu hingga terkumpul 1,5 juta. Bermodalkan duit yang sesungguhnya hasil uang jajan gua. Akhirnya gua nelepon dia.  Sebelum memastikan apa eva benar-benar sungguh-sungguh atau bohong, gua sempet survey ke psk sekitar tempat kerja eva dan hasilnya positif dia ga bohong makanya gua usahain duit terkumpul cepat.


Eva terkejut ketika gua nelepon dia, gua meminta janjian ketemu sama dia di kafe yang telah gua tentukan. Seumur-umur dalam hidup gua, baru kali ini gua beramal cukup besar untuk orang lain. Gua masukan duit itu dalam tas gua. Mungkin bonyok gua akan marah besar kalau tau duit jajan gua habis untuk dia. Tapi gua cukup beruntung terlahir dari keluarga yang mampu, jadi gua yakin. Bonyok gak akan tega biarin gua hidup tanpa duit sedikitpun andai gua bilang, gua butuh duit.

Eva muncul dengan pakaian yang lebih tertutup kebanding pertama kali gua lihat. Kita makan dan sesekali gua jelaskan kenapa gua baru hubungi dia dengan alasan sibuk ujian, padahal sesungguhya sibuk nabung untuk bantu dia. Eva mungkin gak pernah kepikiran kalau gua ngajak dia ketemu untuk bantu keuangan dia, dia lebih berpikir kalau gua ini ketemu dia sebagai seseorang yang membutuhkan dia seperti laki-laki lainnya.

Kita sempat jalan-jalan sebentar sampai akhirnya motor gua membawa dia ke pantai. Kebetulan mal di kota gua selalu dekat dengan pantai. Gua duduk disamping dia.
Dia langsung menyodorkan pertanyaan.

“ sebenarnya , loe manggil gua untuk make gua? Atau temenin loe jalan sih?”
“ coba tebak?” Tanya gua.
“ dua-duanya juga ga masalah, gua uda lama gak jalan sama cowok. Terakhir pacaran juga apes. Dari sekian cowok yang nembak gua, Cuma dia yang gua terima. Ujung-ujungnya cowok emang brengsek. Cuma mau tidur sama gue.. makanya sejak sekarang gua mati rasa sama yang namanya cinta.. !”
“ loh kayaknya loe dendam banget ya sama cowok. Maaf loh kalau lancang, Cuma ngerasa gitu”
“ ngapain minta maaf, emang nasib gua kok. Terlahir sebagai cewek hina, miskin, keluarga berantakan. Lonte..” tiba-tiba eva nangis dengan kalimat terakhir itu.

“ loe nangis..” Tanya gua jadi ikut sedih.
“ lonte.. gua uda sering denger kalimat itu dari mulut orang lain buat gua, rasanya nyakitin banget.  Asal loe tau , kalau aja dunia ini lebih indah dari yang gua mau. Gua juga gak mau jadi lonte..  siapa sih di dunia ini yang mau jadi pelacur, lonte. Ini karena terpaksa. Masih ada adik sama keluarga yang butuh gua untuk bertahan hidup..”
“ eva.. jangan nangis dong. Tujuan gua kesini, Cuma pengen ngasih ini..” kata gua sambil ngasih duit ke dia.
“ gua emang masih berondong seperti yang loe bilang, tapi gua juga punya hati. Walau hidup gua cukup, tapi gua mengerti perasaan loe.. mungkin Tuhan Cuma lagi kasih ujian buat hidup loe. Kalau pun itu berat saat ini, gua harap bantuan dari gua, bisa bantu meringankan beban loe..”

“ loe.. kenapa sih mau bantu gua.. kan gua ini bukan siapa-siapa loe, bukan temen loe.  Bahkan bukan orang yang pantes kenal sama loe..” kata dia sambil menangis.

“ gua juga gak tau. Yang jelas, kita uda ditakdirkan buat jadi orang yang mengenal.. gua senang kok kenal sama loe. Sekarang pakai duit ini buat operasi nyokap loe ya,. Biar cepat sembuh dan loe bisa kerja yang lain.. bukan seperti sekarang..”
Dia terdiam sambil merenung.
“ kalau pun gua gak kerja kayak gini, gua juga uda pasti gak ada yang mau. Palingan laki-laki berengsek yang mau sama gua..”
“ kata siapa gak ada yang mau..”
“ ya kata gua lah.. mana ada sih yang mau sama bekas pelacur!! Bekas lonte…”
“ gua mau..”
Eva terdiam mendengar kalimat gua.
“ umur loe masih muda, belum tau yang namanya cinta.  Ya sudah, terima kasih buat bantuan loe. Kelak kalau gua ada duit. Gua akan balikin duit ini.. sekali lagi, terimakasih”
“ sama-sama eva..”

Selang beberapa hari, eva sempat sms dan memberi kabar ke gua kalau nyokapnya sukses dengan operasi dia. Kita jadi rutin saling sms dan telepon hingga akhirnya dia ngundang gua ke rumah dia untuk bertemu nyokap dia. Gua menerima tawaran dia sekaligus ingin tau apakah benar kalau nyokap dia habis dioperasi. Ketika gua sampai kerumah, nyokapnya berlinang air mata ngucapin terima kasih, gua bersyukur ternyata eva jujur apa adanya. Dan yang paling gua senang, dia bilang ke gua, kalau dia lagi cari kerjaan buat hidup sebagai orang bersih.

Saat itu, tanpa sepengetahuan eva. Bokap tirinya tiba-tiba minjem duit ke gua, dia bilang buat bayar utang. Karena gua gak enak nolak, akhirnya gua kasih duit ke bokapnya tanpa sepentahuan eva. Gua juga sering bantuin ngaterin eva untuk cari kerjaan yang baik. Sampai akhinya dia dapat kerjaan sementara. Selama ini, keluarga dia gak tau kalau eva kerja sebagai pelacur, eva berusaha nutupi dan akhirnya lembaran gelap itu terkubur dengan sendirinya.

Tanpa kita sadari, gua dan eva samakin dekat. Setelah pendekatan itu, akhirnya kita menjadi sepasang kekasih. Mungkin cinta itu memang buta ya, baru kali ini gua merasakan cinta yang begitu dalam dari seorang perempuan di usia gua yang masih muda. Ketika dulu gua punya cinta monyet. Gua gak pernah ngerasa sebahagia ini selain bersama eva.

Walaupun dia punya masa lalu kelam, cinta berhasil membuat gua menghapus semua pandangan buruk itu. Seminggu setelah jadian, dengang uang jajan yang gua kumpulin, gua membeli cincin yang sama untuk kita pakai sebagai lambang cinta. Buat eva mungkin ini aneh, tapi dia sadar, gua masih berondong dan pasti gaya pacarannya juga kayak sinetron di tv jadi dia maklumin.

Tapi sepanjang waktu kami pacaran, gua merasa eva semakin hari semakin kurus dan tubuhnya jadi lemes gitu, ketika gua Tanya ke dia, dia Cuma bilang kalau dia mungkin kecapean. Tapi sebenarnya ada hal yang gua takutkan dengan kondisi dia. Gua masih ingat, untuk memastikan kalau eva ga bohong pas bilang butuh duit, gua sempat kembali ke tempat pelacuran dia kerja, dan iseng-iseng gua ngobrol sama cewek disana tentang dia.

“ loe siapanya eva?”
“ temen aja mbak, kalau boleh tau, dia kan cantik, kok bisa ga ada pelanggan sih?”
“ nasib mas, eva kena penyakit sifilis( penyakit kelamin). Kayaknya banyak pelanggan yang uda tau dia itu kena penyakit gituan, makanya ga ada yang mau sama dia! Disini kan pesaingan ketat, ada yang bocorin gitu, makanya kasihan dia..”
“ kenapa ga berobat aja dia..?”
“ maunya sih gitu! Tapi nyokapnya kan sakit, jadi dia mati-matian cari duit buat nyokap dia dulu, baru nanti mikirin sembuhin penyakit dia.. “
“ kasihan ya..”
“ iya mas, susah hidup sekarang. Saya yang dulu anterin dia ke dokter aja jadi sedih kalau bayangin hidup dia..”

Dari apa yang teman dia bilang, gua jadi yakin kalau eva jadi kurus ini pasti karena penyakit dia dulu. Walau dia ga pernah mau cerita ke gua, mungkin karena dia takut. Kalau dia penyakitan maka gua akan ninggalin dia. Padahal gua gak pernah peduli dengan sakitnya dia. Sakit eva makin buruk sampai akhirnya dia ga kerja. Gua akhirnya nyamperin ke rumah, dan dia ga bisa bangun karena tiba-tiba tubuhnya jadi kayak lumpuh gitu.

Saat itu juga gua putuskan untuk bawa dia ke rumah sakit, dia sempat menolak.

“ Rasya, rumah sakit itu mahal, orang miskin kayak gua kalau sakit itu ga ada keadilan, jadi biarin aja gua minum obat biasa, nanti juga sembuh”
“ loe itu uda gak bisa bangun. Gak usah pikirin duit. Gua ada tabungan, yang penting sekarang kita ke rumah sakit.”

Dengan penuh kesedihan, akhirnya eva gak bisa nolak kemauan gua. Gua menggendong dia sampai ke rumah sakit, dia dirawat dan dokter mengatakan ke gua dengan berat hati kalau eva sudah kenapa sifilis akut dan seluruh tubuhnya uda terkontiminasi sama sel-sel neurosifilis yang kemungkinan sembuhnya kecil. Dengan penuh air mata gua memohon kepada dokter untuk sembuhin dia. Gua dan nyokap serta adiknya saling bergantian jaga dia. Saat itu lagi ujian akhir kelulusan sekolah, gua harus bertahan dalam dua hal. Konsetrasi ke ujian dan konsetrasi ke eva.

Mungkin kedua cobaan itu berat tapi akhirnya gua berhasil mengerjakan semua ujian yang datang silih berganti bersamaan dengan waktu gua menjaga eva. Eva semakin kritis. Dia gak banyak bicara lagi seperti sebelumnya. Sepertinya dia tau, hidup dia tidak akan lama lagi.  Dia nyerahin sebuah diary ke gua. Dimana disana dia bilang hanya boleh dibaca setelah tiba saatnya nanti.

“ jangan dibuka ya sampai nanti kalau gua uda ga bisa bangun lagi..”
“ kok loe ngomong gitu..”
“ Sya, mungkin.. selama ini gua gak pernah jujur tentang panyakit gua, tapi gua Cuma ga mau kalau loe tau gua punya penyakit ini, loe ninggalin gua. Ternyata gua salah, loe benar-benar hadiah paling indah dalam hidup ini yang dikasih Tuhan buat gua. Gua pikir.. Tuhan gak akan pernah ngasih kebahagiaan buat gua karena memang gua ga pantes. Ternyata gua salah, Tuhan itu adil. Dan keadilan itu dia tunjukkan lewat loe..”

“ jangan ngomong gitu eva.. gua yang harusnya bersyukur punya pacar seperti loe dalam hidup gua, loe benar-benar anugrah..loe harus kuat ya, kita sama-sama berjuang untuk kebahagiaan kita..”
Eva hanya menangis mendengar gua bicara begitu. Gua pun menangis. Entah mengapa, gua seperti merasa ini adalah ujung dari akhir kisah kami.
“ sya, gua mau minta tolong satu hal lagi sama loe. .boleh?”
“ ngomong aja eva, kita kan pacaran, terbuka aja..”
“ gua gak punya apa-apa untuk ngasih loe sebagai balasan atas kebaikan loe, tapi gua Cuma punya ini.. bisa loe ambil kalung ini dari leher gua, soalnya.. tangan gua uda gak bisa bergerak lagi..”
“ kenapa bicara begitu.?”
“plz.. ambill” dengan berat hati gua melepas kalung itu dan mengambilnya.
“ disimpan ya.. sama buku harian yang gua tulis itu..”
“ iya eva.. tadi kamu bilang mau minta tolong, kenapa gak dilanjutkan?”
“ kalau gua mati, tolong jangan kubur gua di sini, gua mau dikubur di tanah kelahiran gua.. bisa..”
Mendengar kalimat itu dari mulut dia. Hati gua hancur. Gua gak tau harus bagaiman mengungkapkan kata-kata yang pantas untuk membuat gua bangkit dan percaya kalau dia akan sembuh. Gua hanya bisa menangis dan mengiyakan permintaan dia. Karena ada ujian lagi di besok. Gua pamitan sama dia. Gua mencium kening dia dan dengan berat hati saat itulah gua merasa ini terakhir kalianya gua akan melihat dia.

Dengan penuh tangis, gua pulang dan berharap Tuhan sekali lagi memberikan keadilan untuk hidup dia. Besoknya gua ujian terakhir dan ketika gua ingin jenguk dia, gua melihat sudah banyak orang di kamar dia di rawat. Semua menangis dan disitulah gua tau, eva telah pergi untuk selamanya. Gua hanya bisa tertunduk lesuh dan menangis dalam hati. Berat rasanya harus melepas kebahagiaan sesaat yang ada dalam hidup gua. Permintaan terakhirnya untuk di makamkan di tanah kelahirannya gua lakukan sebagai tanda cinta terindah dalam hidup gua untuk dia.

Kini, gua menyadari bahwa. Hidup itu sesungguhnya tidak pernah memihak kepada siapapun di dunia ini. tapi hidup itu membuat kita hanya bisa memihak kepada satu hal, bertahan untuk hidup dengan segala cara apapun. Eva mungkin telah berjuang hidup dengan ketidakberpihakan hidup tapi ia berhasil membuktikan kepada gua kalau disaat akhir hidupnya, dia benar-benar merasakan keadilan hidup sesungguhnya. Dengan cinta dan kasih sayang murni tanpa air mata penderitaan. dia mampu mengubah dirinya yang dulu adalah makluk hina menjadi seorang bidadari , walaupun itu hanya di hati gua, tapi gua percaya kelak semua orang akan setuju dengan apa yang gua bilang kalau dia adalah bidadari terakhir yang hidup di dunia ini.

Saat hanya bisa mengenangnya , hanya buku harian ini yang tersimpan dan membuat hati gua merasa mungkin jalan terbaik dalam hidup kita adalah seperti saat ini. 30-april 2010, itulah hari paling memilukan dalamn hidup gua dimana saat itulah gua memiliki kesempatan untuk membaca
tulisan terakhir eva untuk gua..

Dear, makasih kamu udah mau jadi pendamping akuselama ini...makasih juga udah mau jadi malaikatpenyelamat untuk ibu aku...Andaikan kamu tau aku punya penyakit gini,aku yakin kamu pasti kecewa trus tinggalinaku,yakin banget   makanya aku ngerahasiainini semua...maaf ya? Dear,Kamu Laki-laki paling baik yang pernah aku temuin,kamu mau terima aku apa adanya..Aku perempuan kotor,miskin,keluarga semrawut,tapi kamu tetep mau deket ma aku  Dear,andaikan aku udah gak hidup lagi di duniaini,kamu jangan sedih ya ? masih banyak perempuanyang lebih baik dari aku..kamu orang baik,haruspunya pendamping yang baik juga :')

Inget ,jangan lagi datang-datang ke tempat kotorgitu.setebal apapun iman kamu,pasti bisaruntuh ama yang namanya perempuan.Dear,walau dunia kita udah beda,aku tetep ada dihati kamu kan?janji?aku akan slalu disampingkamu,aku akan jaga kamu.......Maaf andaislama ini aku&keluarga udah nyusahin kamu :*Goodbye.......  
Semoga kamu bahagia disana eva, aku selalu ada untuk kamu walau kita telah berbeda dalam dunia ini. dan percayalah loe adalah bidadari terakhir dalam hidup gua,

Kisah Pelacur Bisu yang Sehari Bisa Melayani 10 Pria

Dia menjadi pelacur idola. Banyak pria keluar masuk kamar. Tetapi tidak sedikit pula yang kaget saat mengetahui dia ternyata wanita bisu.

Malam itu, air dari langit turun dengan rintik. Tidak ada tanda-tanda hujan akan deras. Jalanan di Moroseneng, lokalisasi nomor dua terbesar di Surabaya itu, becek. Beberapa kali orang-orang hilir mudik sembari mengangkat celana panjangnya. Sesekali mata mereka memicing ke sebuah wisma.

Tampak deretan wisma berjejer. Di dalamnya, tampak kerumunan wanita-wanita bahenol nan seksi. Malam ini siapa meniduri siapa!

Lokalisasi Moroseneng memang sudah lama menjadi lokasi hiburan murah meriah bagi lelaki hidung belang. Mereka yang berdompet tipis, biasanya lari ke tempat itu.

Banyak wanita!

Mau muda atau tua!

Mereka datang dari berbagai daerah!

Punya latar belakang berbeda!

Mau halus atau kasar!

Soal kemolekan, rata-rata sama!

Pelayanan pun sama!

Tapi, tidak ada yang gratis!

Kalau mau enak ya bayar!

Tetapi, siapa sangka jika di salah satu wisma terdapat seorang wanita yang cukup unik. Nama wismanya tidak perlu disebut. Cuma, wisma tersebut cukup terkenal di dunia perlendirian Moroseneng.

Wanita itu duduk dengan manis. Dia tampak anggun dari 175 penjaja cinta yang menghuni 27 wisma. Keanggunan itu jelas terpancar di wajahnya. Senyumnya sumringah. Setiap lelaki yang datang memandang dari jendela depan, selalu dibalas dengan senyuman. Sesekali dia pasang badan cuek. Sekedar untuk mencuri perhatian.

Malam itu, Yuli, demikian namanya, mengenakan kaos merah ketat dan celana pendek ketat pula. Tampaklah tonjolan dada berukuran 34 menjulang ke langit. Lalu, dengan lampu menyala terang, paha nan mulus itu terlihat bagaikan cahaya berkilauan. Bodoh kalau pria tidak tertarik dengannya.

Yah, wanita berusia 25 tahun tersebut sudah lama menghuni wisma. Dia datang dari Cirebon Jawa Barat. Menjadi pelacur, katanya, bisa mengangkat perekonomian keluarga.

Sudah dua tahun ini Yuli bekerja di wisma tersebut. Bulan Juli, itulah awal Yuli menobatkan diri menjadi pelacur. Sejak itu, Yuli menjadi pelacur idola. Banyak pria keluar masuk ke kamarnya. Tetapi tidak sedikit pula yang kaget saat mengetahui Yuli ternyata bukan wanita normal.

Yup, wanita tersebut ternyata mengalami bisu atau tuna wicara. Wanita yang namanya minta dituliskan persis seperti di KTP, memang menjadi primadona di wisma. Tetapi, dia juga hidup dalam kebisuan.

Yuli bisu tapi tidak tuli. Dia tetap bisa mendengar orang berbicara padanya. Kendati bisu, Yuli dalam sehari masih sanggup melayani 10 pria.

Saat berbicara dengan TABLOID 8, Yuli lebih banyak menggunakan bahasa isyarat. Tapi jika lawan yang diajak bicara kesulitan mencerna maksudnya, barulah dia akan menggambar atau menulis. Dan kepada TABLOID 8 Yuli lebih banyak menulis.

“Sshh…aaayyya…pppp…ppeee…cccc….uuuu…mmm….nnnn,” katanya.

Karena tidak tahu maksud Yuli, wanita segera menulis kata-kata yang dimaksud. “Saya pelacur untuk makan,” tulisnya sambil didampingi pemilik wisma yang biasa dipanggil mami.


Cukup sekian informasi dan artikel Belajar Dari Kisah Nyata Seorang Pelacur. Semoga bermanfaat dan dengan adanya artikel di atas, anda semakin menajag diri pribadi anda dan menjauhi perbuatan yang paling tidak disukai serta dimurkahi oleh Allah Swt. Sekian dan terima kasih.
Bagikan ke :
Facebook Twitter Google+

0 Response to "Kata Kata Motivasi Belajar Dari Kisah Nyata Seorang Pelacur"

Posting Komentar